Saya adalah penggemar berat kisah tiga kerajaan (san guo yan yi atau sam kok). Memang versi yang saya baca adalah karya Luo Guanzhong. Versi ini sangat menekankan kepahlawanan Liu Bei. Dalam kisruh di akhir kerajaan Han (190-220 M) muncullah pahlawan-pahlawan besar di tanah tiongkok. Melalui pergulatan hebat terciptalah 3 kerajaan : Wei yang didirikan oleh Cao Cao, Wu yang didirikan oleh Sun Quan, dan Shu yang didirikan oleh Liu Bei. Periode 3 kerajaan (220-280) diakhiri dengan dipersatukannya Cina oleh Dinasti Jin.
Yang membuat saya merenung adalah pribadi Liu Bei. Ketika Cao Cao sudah menjadi pejabat di Istana, dan keluarga Sun sudah memperoleh daerah kekuasaan di tenggara Cina, Liu Bei adalah tukang sandal. Ketika Cao Cao sudah mengkonsolidasikan kekuatan di utara, dan Sun Quan sudah menguasai seluruh wilayah di selatan sungai kuning, Liu Bei masih dikejar-kejar di kota kecil Xin Ye. Tetapi akhirnya Liu Bei bisa mengimbangi kedua kekuatan itu. Tentu saja Liu Bei punya jendral-jendral yang hebat – kelima jendral harimau, Guan Yu, Zhang Fei, Zhou Yun, Huang Zhong, Ma Chao, dan ahli strategi terbaik di jaman itu, Zhuge Liang sang naga tidur. Tetapi kekuatan Liu Bei nampaknya adalah kemampuannya untuk mendapat kepercayaan dari setiap orang yang bertemu dengannya.
Liu Bei memenangkan hati Guan Yu dan Zhang Fei di awal petualangan mereka dengan kepercayaan. Liu Bei untuk pertama kalinya menjadi pejabat tinggi – Gubernur propinsi Xu, karena kepercayaan Tao Qian. Pahlawan Zhou Yun mencari Liu Bei untuk mengabdi, setelah tuannya Gongsun Zan meninggal, karena percaya kepada Liu Bei. Liu Bei kembali menjadi pelindung propinsi Jing, setelah kehilangan propinsi Xu, karena dipercaya oleh Liu Biao. Liu Bei mendapatkan ahli strategi terhebat Zhuge Liang, karena merebut kepercayaan hatinya. Rakyat kota Xin Ye bersedia mengungsi dan mengikut ke mana pun Liu Bei pergi, karena percaya. Akhirnya Liu Bei punya cukup kekuatan di selatan untuk kemudian mendobrak ke Barat dan mendirikan Shu.
Tidak ada modal pasukan, tidak ada modal jabatan, tidak ada modal kekayaan. Liu Bei berhasil berpetualang di tengah kekacauan Dinasti Han, dan mendirikan Dinasti Shu, hanya karena bisa dipercaya.
Dari kisah tiga kerajaan, terutama figur Liu Bei, saya belajar bahwa untuk bisa dipercaya seseorang harus memiliki 4 C (4 K):
1. Cleanness (kebersihan hati). Elemen ini memberi ruang yang nyaman untuk setiap orang yang berhubungan dengan kita. Ini berkaitan dengan kejujuran dan niat yang tulus. Liu Bei hidup dengan ketulusan kepada setiap orang, bahkan dengan orang-orang yang dipandang jahat oleh masyarakat. Lu Bu, jendral terkuat jaman itu, adalah pribadi yang suka berkhianat. Meski demikian Liu Bei memberi tumpangan kepadanya di wilayah propinsi Xu. Untuk menerima jabatan gubernur Xu, Liu Bei harus didesak berkali-kali oleh Tao Qian, karena Liu Bei menganggap pertolongannya kepada Tao Qian adalah sebagai sahabat dan bukan untuk mengambil jabatan gubernur. Liu Bei didesak berkali-kali oleh Liu Biao untuk menjadi gubernur Jing, tetapi ditolaknya karena Liu Bei hanya ingin membantu melindungi propinsi itu. Kebersihan niat membuat orang merasa aman dan nyaman bersama dengan kita dan itu adalah modal awal untuk mendapat kepercayaan.
2. Compassion (kepeduliaan). Elemen ini menebarkan kehangatan bagi orang-orang di sekitar kita yang dalam keadaan sulit, sehingga kita menjadi sahabat bagi orang-orang di tengah kesulitan mereka. Liu Bei sangat terkenal akan kepeduliannya saat pengungsian dari kota Xin Ye. Rakyat yang takut akan keganasan pasukan Cao Cao ikut mengungsi bersama gerak mundur pasukan Liu Bei. Akibatnya, pasukan berjalan lambat. Tetapi Liu Bei justru berkata : “Apalah artinya penguasa tanpa rakyat? Mereka sudah sepenuh hati mengikuti kita, mana mungkin aku tega membiarkan mereka tanpa perlindungan.” Liu Bei mengabaikan saran para jendral dan penasehatnya untuk meninggalkan rakyat. Kerugian besar memang dialaminya, tetapi dari situlah pondasi kerajaannya kokoh. Rakyat mendukung Liu Bei. Kadang-kadang kita merasa bahwa jalan terbaik untuk menjadi sukses adalah dengan memenuhi semua keinginan kita. Tetapi jalan terbaik untuk sukses adalah dapat dipercaya. Dan untuk dapat dipercaya, kita harus belajar untuk peduli pada kesulitan orang lain, bukan kesulitan kita sendiri.
3. Courage (keberanian). Elemen ini adalah faktor aktif yang menunjukkan bahwa kita serius menangani keadaan. Keberanian adalah kemampuan untuk maju ke depan dan menerima tanggung jawab, ketika orang lain masih ragu-ragu dan ingin menyelamatkan diri sendiri. Liu Bei tidak memikirkan latar belakang tukang sandalnya, tetapi ketika negara digempur oleh pemberontakan sanggul kuning Zhang Jiao, Liu Bei membentuk tentara sukarela dari kampungnya. Hasilnya dua pahlawan besar Guan Yu dan Zhang Fei mengangkat saudara dengan Liu Bei. Tak terhitung berapa banyaknya pertempuran yang dimenangkan karena dua pahlawan besar ini. Saat Cao Cao menggempur propinsi-propinsi selatan dengan hampir 1 juta pasukan, Liu Bei yang hanya memiliki 20 sampai 30 ribu pasukan menunjukkan perlawanan. Hal ini membuat Sun Quan, yang juga hanya memiliki 80 ribu pasukan bergabung dengan Liu Bei, dan bersama mereka mengalahkan Cao Cao di pertempuran tebing merah. Keberanian anda akan menarik perhatian orang, dan menggerakkan hati pahlawan yang lain. Keberanian adalah modal untuk mendapat kepercayaan.
4. Commitment (kesungguhan). Elemen ini adalah pembuktian kepada orang lain terhadap kualitas kepribadian anda. Liu Bei memenangkan hati Zhuge Liang dengan berkunjung hingga 3 kali, termasuk berkunjung di tengah badai salju. Liu Bei tahu bahwa orang sekualitas Zhuge Liang tidak akan dapat dibujuk dengan harta atau ditakut-takuti dengan pedang. Liu Bei memenangkan kepercayaan penasehat perang terbaik dengan menunjukkan kesungguh-sunguhannya. Betapa sering kita hanya menghitung kompensasi materiil atas pekerjaan kita, tanpa mengerti bahwa pekerjaan sekecil apapun yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan diperhatikan oleh orang lain. Mereka akan menjadi percaya akan kualitas kepribadian anda.
Keempat elemen ini : cleanness (kebersihan hati), compassion (kepedulian), courage (keberanian), dan commitment (kesungguhan) secara bersama-sama adalah kunci untuk membentuk trust (kepercayaan) orang lain terhadap anda.
Jika seseorang sudah mendapatkan kepercayaan maka terbukalah baginya 3 kotak hadiah:
1. Chance (Kesempatan). Orang yang dipercaya akan diberi kesempatan pertama. CEO General Electric, Jack Welch pernah berujar, jika harus memilih antara orang yang pintar atau orang yang jujur, saya akan memilih yang jujur. Liu Bei berulang kali mendapat kesempatan, dan berulang kali juga diselamatkan oleh orang, karena dipercaya.
2. Credibility (Nama Baik). Orang yang dipercaya, namanya saja sudah cukup untuk menjadi jaminan bagi orang lain. Nama adalah aset termulia dalam kehidupan kita di bawah langit. Membangun nama membutuhkan waktu yang panjang dan itu membutuhkan kemampuan untuk membuat orang percaya. Menghancurkan nama hanya butuh satu hari, dan caranya adalah dengan mengkhianati kepercayaan orang. Betapa sering kita lupa bahwa orang selalu mencatat riwayat perjalanan kita, dan setiap perbuatan kita akan dinilai apakah kita termasuk orang yang dapat dipercaya atau tidak. Liu Bei mendapatkan banyak jendral hebat dan penasehat sipil yang cerdas karena namanya harum.
3. Credit (Penghargaan). Orang yang dipercaya akan mendapat hadiah. Kalau yang memberi hadiah mampu, barangkali hadiah itu dapat berupa jabatan, modal, kekuasaan, kekuatan, dan dukungan. Kalau pun yang memberi hadiah tidak mampu, hadiah itu akan berupa rekomendasi. Mungkin saja anda merasa, saya sudah berusaha dipercaya tetapi tidak mendapat kompensasi yang sepadan; tetapi anda barangkali lupa, bahwa orang melihat dan mencatat kualitas anda, dan akan bercerita tentang anda. Siapa tahu justru rekomendasi atau cerita orang-orang yang percaya pada anda inilah yang akan memperkenalkan anda dengan kesempatan dan figur yang tepat untuk mengangkat potensi maksimal anda. Sikap Liu Bei yang sangat peduli pada rakyat, menggetarkan hati Sima Hui – guru besar Tao pada jaman itu – dan Xu Shu, seorang sahabat Zhuge Liang. Mereka tidak dapat menolong Liu Bei tetapi mereka merekomendasikan Liu Bei pada Zhuge Liang. Dengan rekomendasi ini, Liu Bei berkenalan dan memenangkan hati Zhuge Liang. Bersama Liang, Liu Bei seperti macan yang tumbuh sayap. Mereka mendirikan dinasti Shu.
Jadi ada 3 hadiah bagi orang yang dapat dipercaya : chance (kesempatan), credibility (nama baik), dan credit (penghargaan).
Tetapi tentu saja trust (kepercayaan) harus memiliki pendamping agar tidak pincang. Pendamping yang paling ideal adalah competency (kemampuan). Nah inilah yang juga harus kita latih agar kepercayaan orang kepada kita menjadi semakin maksimal, karena kita memiliki kemampuan yang sepadan dengan karakter kita yang luhur. Kemampuan ini meliputi dua hal :
1. Kemampuan sosial (social competence), yaitu teknik-teknik untuk menggunakan sumber daya lingkungan, seperti kemampuan kepemimpinan, kemampuan negosiasi, kemampuan berbicara di depan umum, dan juga kemampuan bergaul dan memenangkan teman.
2. Kemampuan mencari solusi (solution competence), yaitu teknik-teknik untuk menemukan jawaban atas masalah-masalah yang sedang dihadapi, seperti kemampuan strategi dan taktik, kemampuan teknik praktis, kemampuan menemukan penasehat dan orang bijak, dan kemampuan manajerial untuk melaksanakan rencana.
Dengan trust (kepercayaan) yang dikombinasi competence (kemampuan) maka anda adalah harimau dengan sayap seperti Liu Bei. Tidak peduli seberapa lemah kondisi anda sekarang, anda akan dapat mencapai cita-cita mulia yang anda impi-impikan.
Salam kepercayaan,
Ary Nugroho